E-COMMERCE
E-Commerce atau electronic commerce bisa didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. Salah satu jaringannya dalah internet. Atau lebih simple nya E-Commerce itu bias dikatakan sebagai proses transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet.
Meskipun demikian, istilahe-commerce sebenarnya dapat di
definisikan berdasar 5 perspektif (Phan, 1998; lihat Tabel 2):
1. on- line purchasing perspective;
2. digital communications perspective;
3. service perspective;
4. business process perspective; dan
5. market-of-one perspective. Dengan demikian, pada hakikatnya dalam lingkup
yang luase-commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengane-
business
Banyak hal yang menyebabkan timbulnya atau adanya E-Commerce, dan dibawah ini adalah factor-faktor pendukung E-Commerce :
- Cakupan yang luas
- Proses transaksi yang cepat
- E-Commerce dapat mendorong kreatifitas dari pihak penjual secara cepat dan tepat dan pendistribusian informasi yang disampaikan berlangsung secara periodik.
- E-Commerce dapat menciptakan efesiensi yang tinggi, murah serta informatif.
- E-Commerce dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan pelayanan yang cepat, mudah, aman dan akurat
Jenis-jenis transaksi E-Commerce sendiri yaitu :
- Busines to Busines (B2B)
- Bussines to Cunsumer (B2C)
- Consumer to Consumer (C2C)
- Consumer to Bussines (C2B)
- Non-Bussines Electronic Commerce
- Intrabussines (Organizational) Electronic Commerce.
Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negativenya. Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.
Penggunaan teknologi internet (e-commerce) dalam melakukan transaksi perdagangan (studi kasus di PT. Aseli Dagadu Djokdja
Dengan percepatan teknologi dewasa ini membuat segala sesuatunya dapat
berjalan dengan mudah dan efisien, peranan manusia semakin dibantu dan
dipermudah, hal tersebut sangat berdampak sekali dengan semakin mudahnya
orang dalam melaksanakan tugasnya Teknologi informasi (Internet) yang ada
sekarang ini dapat dimanfaatkan oleh banyak kalangan, mulai dari
pelajar/mahasiswa sampai kepada tingkat perusahaan, bahkan para politisi serta
pemerintah telah menggunakan teknologi informasi tersebut. Intemet dewasa ini
sangatlah bermanfaat dan besar pengaruhnya terhadap kehidupan berinteraksi
antar sesama manusia, kita dapat melakukan interaksi kepada semua orang
diseluruh muka bumi ini tanpa harus melakukan perjalanan yang jauh dan
mengeluarkan banyak biaya perjalanan, hal inilah yang dapat membuat manusia
semakin dimudahkan dalam berinteraksi dengan menggunakan teknologi tersebut.
Teknologi ini semakin banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan
yang ingin agar usahanya untuk dapat dikenal diseluruh dunia, tanpa harus
melakukan ekspansi ke negara lain, dan yang pasti investasi yang dibutuhkan
untuk ekspansi itu sendiri juga sangatlah mahal, maka dari itu perusahaan cukup
dengan melakukan promosi lewat intemet maka perusahaan tersebut dapat
langsung dikenal luas. Penggunaan transaksi pembayaran yang dilakukan dapat
juga melalui Internet, yang kemudian konsep ini dikenal dengan E-Commerce,
yaitu melakukan transaksi perdagangan secara online. Dengan E-Commerce maka
rumitnya birokrasi administrasi dan pembayaran dapat dihapus. Konsep E-Commerce
itu sendiri menjadikan kegiatan bertransaksi dapat berjalan dengan
mudah dan cepat, serta yang terpenting adalah menumbuhkan kepercayaan
pembeli untuk dapat melakukan transaksi tersebut dengan jaminan keamanan
jaringan Intemet yang betul-betul aman, disamping masalah desain web serta
produk yang ditawarkan termasuk profil perusahaan, sehingga konsumen dapat
tertarik untuk masuk ke website perusahaan dan selanjutnya melakukan transaksi
online.
Nama : Whika Nurul Arifah
Nim : 10522254
Kelas : D
Nama : Whika Nurul Arifah
Nim : 10522254
Kelas : D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar